
Halo, selamat malam, artikel ini akan menjelaskan tentang pengobatan bayi sembelit Dulcolactol sirup 60 ml | Fungsi, Cara Pemakaian, Dosis, Efek Samping | SehatQ simak selengkapnya
Dulcolactol adalah remedi yang digunakan untuk memulihkan kepelikan buang air besar yang bekerja dengan aturan memicu rayapan usus. Dulcolatol merupakan remedi independen dengan zat aktif laktulosa.
Pengobatan sulit buang air besar, godaan otak yang diakibatkan aib liver (ensefalopati portal-sistemik) teperlus cuaca godaan kesadaran karena peningkatan amonia yang agung di darah (koma hepatik).
Tiap 15 ml: laktulosa 10 g.
Dewasa:
- Konstipasi ringan:
- Dosis awal: 15 ml.
- Dosis penunjang: 10 ml/hari.
- Konstipasi sedang:
- Dosis awal: 15-30 ml.
- Dosis penunjang: 10-15 ml/hari .
- Konstipasi berat:
- Dosis awal: 15 ml sama banyaknya 2 kali/hari.
- Dosis penunjang: 15-25 ml/hari.
Anak-anak:
- 1 tahun ke bawah:
- Dosis awal: 2,5 ml sama banyaknya 2 kali/hari.
- Dosis penunjang: 5 ml/hari.
- 1-5 tahun:
- Dosis awal: 5 ml sama banyaknya 2 kali/hari
- Dosis penunjang: 5-10 ml/hari
- 5-10 tahun:
- Dosis awal: 10 ml sama banyaknya 2 kali/hari.
- Dosis penunjang: 10 ml/hari.
Pasien pre-koma hepatic dengan koma hepatik: sesuai petunjuk dokter.
Dapat dikonsumsi sebelum makan atau bersamaan dengan waktu makan. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman atas lambung dapat dicampur asas buah, air dengan susu.
Kontraindikasi (jangan dikonsumsi atas kondisi)
Pasien dengan penyumbatan atas usus, hipersensitif terhadap laktulosa dengan anak obat yang alam kelewahan galaktosa di dalam darah (galaktosemia).
Penderita kencing manis, penggunaan atas perempuan hamil dengan anak-anak harus dengan petunjuk dokter.
Sekian penjelasan mengenai Dulcolactol sirup 60 ml | Fungsi, Cara Pemakaian, Dosis, Efek Samping | SehatQ semoga info ini menambah wawasan terima kasih